Sunday, October 4, 2009

Hati-hati Penipuan Berkedok Yayasan

Keluhan ibu Linda:

Kami memesan pembantu rumah tangga (PRT) di Yayasan Tiara Kasih dari iklan di salah satu tabloid, dan berbicara langsung dengan Ibu Novi dan diberikan alamat yang tidak jelas serta berbelit-belit (25/9). Akhirnya kami sepakat PRT yang diantar dengan iming-iming gratis ongkos kirim. Seorang PRT diantar dengan kurir yayasan ke alamat kami pada sore harinya dengan membawa tas besar. Sekitar dua hari berikutnya, pada subuh hari PRT menghilang/kabur dengan membawa barang curian. Ternyata tas besar yang dibawa PRT itu berisi plastik dan koran bekas. Kami baru sadar telah tertipu dan ternyata semua data yang diberikan fiktif (fotokopi KTP, alamat yayasan, dan sebagainya).

Setelah kejadian, kami menghubungi pihak yayasan (Ibu Novi) yang berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut, ternyata hanya janji-janji belaka dan tidak mempunyai itikad baik (telepon dan HP tidak pernah aktif) dan sulit sekali untuk dihubungi kembali. Dapat disimpulkan bahwa itu merupakan sindikat penipu dan perampok berkedok yayasan. Kerugian kami tidak seberapa, tetapi potensi kerugian cukup besar karena kami menemukan dua bungkus ramuan obat di dalam tas PRT yang ditinggalkan, kemungkinan siap digunakan untuk melumpuhkan majikan.

Ciri-ciri PRT tersebut bernama Veronika Sihotang (Ika), tinggi badan sekitar 160 sentimeter, berperawakan kurus, kulit sawo matang, berlogat Jawa, rambut ikal potongan pendek, bersikap santun. Mohon para ibu rumah tangga (keluarga) hati-hati terhadap

Yayasan Tiara Kasih dengan nomor telepon Flexi (021) 70126957, dan HP 0815 8639 2563
dengan alamat Jl Swakarya V, Jati Asih, Bekasi,
dengan penanggung jawab bernama Novi.

Semoga pengalaman kami bermanfaat bagi masyarakat, dan sindikat ini dapat segera ditangkap atau dibatasi ruang geraknya. Linda Jelambar Baru V, Jakarta Barat.

2 comments:

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.